Nomor Telepon 0361 4743120 / 087861900888
Email info@familiamedika.com
Alamat Jalan Drupadi No.27, Renon - Denpasar
July 20, 2016

Cara Mengkonsumsi Obat dengan Baik dan Benar

Obat menjadi kata yang erat hubungannya dengan kondisi seseorang. Saat seseorang mengkonsumsi obat, berarti dapat disimpulkan bahwa ada sesuatu yang salah dalam tubuh yang memerlukan fungsi obat untuk menormalkan kembali fungsi-fungsi tubuh yang terganggu.

Saat mengkonsumsi obat, banyak opini di masyarakat  tentang cara mengkonsumsi obat yang baik, misalnya sebelum mengkonsumsi obat ada baiknya untuk makan terlebih dahulu, jangan mengkonsumsi obat berbarengan dengan susu, tidak boleh minum obat dengan jarak yang terlalu dekat, atau menambah dosis obat akan memaksimalkan efek penyembuhan. Beberapa anggapan tersebut ada yang benar dan ada yang keliru, bagaimana mengkonsumsi obat yang baik dan benar, agar dapat memperoleh manfaat yang maksimal? Berikut beberapa penjelasannya :

  1. Periode Minum

Yang dimaksud dengan periode minum adalah aturan pakai atau aturan minum dari obat tersebut sesuai dosis anjuran, baik periode minum yang disyaratkan dalam bungkus obat (obat bebas) ataupun yang disyaratkan oleh dokter (resep dokter). Banyak yang menganggap periode mengkonsumsi obat tidak begitu penting, padahal sesuai dengan takaran hal tersebut sudah terukur untuk memaksimalkan efek obat yang dikonsumsi. Sebagai contoh obat dengan periode minum 3 x 1 (3 kali sehari) berarti obat tersebut dikonsumsi setiap 8 jam sekali. Oleh karena itu, periode minum perlu diperhatikan oleh pasien, guna tercapainya kualitas terapi obat yang optimal.

  1. Sebelum Makan atau Sesudah Makan Tergantung Sifat Obat

Banyak masyarakat yang telah terdoktrin untuk makan terlebih dahulu sebelum mengkonsumsi obat-obatan tertentu. Namun sesungguhnya makanan yang dimakan dapat memberikan efek yang berbeda-beda pada setiap jenis obat yang diminum. Ada 2 hal kemungkinan efek obat terhadap makanan yang dikonsumsi, antara lain : makanan dapat mengurangi atau bahkan menghilangkan khasiat obat yang diminum atau makanan tersebut dapat meningkatkan efek samping atau efek dari obat tersebut.

Cara yang tepat adalah baca baik-baik aturan pakai dalam mengkonsumsi obat, karena terdapat beberapa jenis obat yang dapat diminum sebelum makan, yang harus diminum setelah makan, atau bahkan ada yang diminum saat makan.

  1. Takaran yang Tepat

Sering sekali kita menjumpai bahasa 1 sendok takar dalam setiap aturan pakai obat-obatan. Satu sendok takar (biasanya sudah tersedia sendok takar di setiap obat) besarannya sama dengan 5 ml, sedangkan sering terjadi salah pengertian bahwa satu sendok teh atau satu sendok makan dosis minum sama dengan  sendok teh dan sendok makan yang ada di rumah kita, melainkan yang sebenarnya adalah satu sendok teh adalah sama dengan 5 ml dan satu sendok makan adalah sama dengan 15 ml. Ketidaktahuan akan takaran-takaran yang sesuai akan mengakibatkan ketidaksesuaian dosis yang diberikan sehingga efek obat yang diinginkan pun akan tidak sesuai harapan atau bahkan menimbulkan efek samping yang tidak diharapkan.

  1. Kesesuaian Obat dengan Gejala Sakit

Kesesuaian obat dengan gejala sakit yang muncul harus diperhatikan terutama dalam penggunaan obat bebas. Karena dalam pembelian obat bebas sering terjadi pengguna obat salah dalam mendefinisikan gejala sakitnya sehingga kurang tepat dalam pembelian obat-obatan. Karena hanya indikasi umum yang diketahui oleh pengguna obat sehingga obat yang dibeli hanya pengulangan-pengulangan dari pengalaman si pengguna obat yang sembuh dengan obat tertentu, meskipun gejalanya bisa hampir sama namun dapat terjadi obat yang dibutuhkan tidak sama dengan pengalaman sebelumnya. Maka dari itu, diperlukan konsultasi ke tenaga kesehatan apabila terdapat keraguan terhadap sakit yang di derita.

  1. Memperhatikan Jika Terdapat Alergi Obat

Obat-obatan baik yang terjual bebas ataupun melalui resep dokter memiliki beberapa kandungan-kandungan kimiawi yang bereaksi dengan tubuh. Beberapa orang lahir dengan alergi atau reaksi berlebih terhadap sebuah senyawa, efeknya bisa beraneka ragam, mual, pusing, bercak merah pada kulit, dan lain sebagainya, bahkan tidak sedikit yang berdampak fatal. Oleh karena itu, jika terdapat reaksi yang berbeda sesaat setelah mengkonsumsi obat atau akan mengkonsumsi obat dalam jangka panjang, ada baiknya dikonsultasikan dahulu kepada dokter.

Terkadang beberapa detail kecil dalam dunia kesehatan menjadikan hal tersebut pemegang kunci kesembuhan, bukan dari mahal tidaknya obat-obatan tapi mengenai kedisiplinan dalam mengkonsumsi obat. Pemilihan Apotek juga mempengaruhi ketepatan obat dengan gejala yang dialami, dibutuhkan apoteker yang handal dan dokter jaga yang siap menangani setiap hal yang dibutuhkan pasien, seperti halnya Apotek Familia Medika, merupakan apotek yang berizin resmi dan terdaftar sehingga terjamin dan terkontrol dalam kualitas obat (keaslian obat, penyimpanan dan penyerahan obat).

Salam Sehat,

Team Apotek Familia Medika

Silahkan memberikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Product Categories

Filter by Price

-->